Sambut Satu Abad Nahdlatul Ulama, PC NU Kota Bitung Gelar Istighosa dan Tabligh Akbar


Bitung SULUT – kabardaerah.com  Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kota Bitung dan Pengurus Cabang Badan Otonom Nahdlatul Ulama Kota Bitung menggelar Istighosa dan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati satu abad Nahdlatul Ulama, bertempat di Masjid Al-Muttaqien Minggu (5 /02 / 2023) pukul 14.00 WiTa.

Istighosah dan Tabligh Akbar dalam rangka satu abad Nahdlatul Ulama dengan Tema “Mendigdayakan Nahdlatul Ulama, Menjemput Abad ke Dua Menuju Kebangkitan Baru” Berlangsung Hikmat.

Istighosah dan Tablig Akbar yang diselenggarakan PC NU Kota Bitung, diketahui bahwa dihadiri oleh Habib Umar Bin Toha Al-Habsyi, Habib Abdullah Bin Smith, unsur Pemerintah Kota Bitung, unsur FORKOPIMDA serta Tokoh-Tokoh Agama se- Kota Bitung.

Ketua PC NU Kota Bitung Narto Pakaya, M.Pd dalam sambutan menyampaikan bahwa NU dibentuk oleh para Ulama Untuk berhikmat kepada Agama Berhikmat kepada NKRI.
” NU dibentuk Oleh para Kiai-Kiai dengan tujuan kita dapat berhikmat kepada Agama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan bahwa tema satu abad NU adalah

“Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru” Kiai Gus Yahya menjelaskan bahwa pilihan tema tersebut didasarkan pada sebuah hadits Rasulullah saw mengenai adanya pembaharu di setiap 100 tahun.

Gus Yahya menerangkan, bahwa hari ulang tahun NU yang resmi ditetapkan berdasarkan kalender Hijriah, yakni 16 Rajab. Hal ini sesuai dengan keputusan Muktamar Ke-32 NU di Makassar Tahun 2010,
“NU dibentuk pada 16 Rajab 1344 H. Sekarang ini Dzulqa’dah 1443 H. Kurang dari 2 bulan kita masuk 1444 H,” katanya dalam rilis NU Online.

“Insyaallah hari lahir NU 16 Rajab 1444 H akan jatuh pada awal Februari 2023 mendatang,” lanjut kiai kelahiran Rembang pada 16 Februari 1966 itu.Ia menegaskan bahwa harlah ini menjadi momentum era baru NU. “Itu akan menjadi momentum yang kita tetapkan masukanya NU ke dalam era abad yang keduanya,” pungkasnya dalam rilis NU Online. Tutup Gus Yahya dalam rilis NU Online.

Red/FM